Menghidupkan Taman dengan Air Mancur
Bayangkan ruangan tanpa focal point . Terlihat kaku dan hambar, bukan? Sama halnya dengan taman air.
Posted on 11 November 2009 by: Putri Dwimirnani
Menghidupkan Taman dengan Air Mancur

Dalam buku The Water Gardener's Bible disebutkan bahwa kolam atau taman air membawa kesegaran ke dalam taman. Sementara, air yang bergerak membuat kolam terlihat hidup.

Salah satu cara untuk mencapainya yaitu membuat fountain alias air mancur di kolam. Cipratan air yang ditimbulkan bukan cuma memeriahkan suasana, tapi juga menambah kesegaran di area taman. Ada beragam tipe air mancur yang dapat dipilih, antara lain:

  • Standard fountain , - air yang disemprotkan dari pipa yang dibuat tegak lurus dengan bantuan pompa di bawahnya. Semakin besar kapasitas pompa, semakin tinggi semburannya. Ada juga pompa yang dibuat paralel dengan pipa penyembur sehingga bisa digunakan secara bercabang untuk beberapa pipa.
  • Ornamental fountain , - air disemburkan melalui objek dekoratif yang berada di permukaan air. Pompa disambungkan dengan pipa fleksibel yang dipasang di dalam objek tersebut.
  • Cascading Saucer , - menggunakan pompa kecil yang dihubungkan dengan wadah seperti mangkuk besar di permukaan kolam. Air akan mengisi wadah tersebut dan mengalir ke luar. Jika pompa yang digunakan lebih besar, Anda akan mendapatkan efek gelembung air di dalamnya.

Bila kolam Anda tak terlalu besar, gunakan fountain yang sudah dimodifikasi. Misalnya, gentong yang mengalirkan air ke kolam atau air mancur yang keluar dari celah-celah batu. Biar sederhana, yang penting taman air Anda terlihat lebih hidup.

Foto: iDEA/Tri Rizeki Darusman

direktori terkait
Komentar
blog comments powered by Disqus
Powered by eZ Publish™ CMS Open Source Web Content Management. Copyright © 1999-2010 eZ Systems AS (except where otherwise noted). All rights reserved.