Kayu Kuat untuk Pagar Tahan Cuaca
Pagar berbahan kayu memang elok dipandang. Supaya awet, pilih bahan yang kuat. Kayu ulin, misalnya.
Posted on 7 Juni 2013 by: Dok.iDEA/Anis, Sagita Caturdiniah

Kayu ulin dipilih Yunia Martini, pemilik rumah, sebagai bahan untuk pagar. Ia memilih ulin karena reputasinya. Ulin jenis kayu yang kuat dan “tak manja.” Ulin tahan cuaca dan tak perlu perawatan ekstra. Sebaliknya, makin kena air, kayu ulin makin kuat.

 Tampilan pagar kayu di rumah mungil –luas bangunan 71m²- ini sederhana. Namun pagar apik ini terlihat serasi dengan rumahnya yang bercat hijau.

 Panjang lahan yang perlu dipagari yaitu 8m. Di lahan ini papan-papan kayi ulin setebal 1cm dengan lebar 15cm disusun berderet dengan posisi vertikal. Antarpapan diberi jarak 5cm. Renggangan ini untuk memberi kesan bahwa rumah tidak terlalu tertutup.

Tinggi pagar berbeda-beda. Untuk bagian garasi tinggi 140cm dengan panjang 3m. Untuk taman tinggi 100cm, panjang 5m. Jumlah papan yang dipasang 15 bilah untuk garasi, dan 25 bilah untuk taman.

Sebagai media pendukung pagar, digunakan rangka besi hollow 4cm. Rangka besi itu dipasang melintang di bagian atas dan bawah deretan papan.

Pagar kayu dikombinasikan dengan batu kali. Pintu masuk taman depan rumah diapit dua pilar beton yang ditutup dengan slab batu kali. Tinggi pilar sekitar 120cm.

Slab batu kali juga menutupi tembok bagian bawah pagar taman depan dan undakan menuju pintu pagar. Untuk nat batu kali, dipililh semen warna hitam agar warnanya senada. Agar tahan lama dan mengilap, batu kali ini dilapis cairan coating yang glossy .

Kombinasi pagar kayu ulin dan batu kali ini memang tampak apik dan menarik. Jangan khawatir kayu akan berubah warna karena kayu ulin cocok untuk eksterior. Kayu yang dibeli Yuni di Banjarmasin ini kuat –tetap kuat walau tanpa coating - dan terkesan alami. Di Banjarmasin, sebagai pusat kayu ulin, harganya memang lebih murah dibandingkan dengan di Jakarta. Yuni menghabiskan dana sekitar Rp4 juta untuk pembuatan pagar ini pada tahun 2003.

Selain ulin, ada alternatif kayu jenis lain untuk eksterior. Antara lain kayu merbau dan kayu damar laut. Walau tak sekuat ulin, tapi merbau dan damar laut termasuk kayu tahan panas dan hujan.

Bagaimana? Tertarik memakai kayu ulin untuk eksterior rumah?

Foto : Dok. iDEA/Richard, Tri

Lokasi: Hunian  Yunia Martini

Sumber : iDEA Book “Ragam Ruang Luar”

direktori terkait
Komentar
blog comments powered by Disqus
Powered by eZ Publish™ CMS Open Source Web Content Management. Copyright © 1999-2010 eZ Systems AS (except where otherwise noted). All rights reserved.