Selamat datang di ideaonline.co.id

Wow! Jika Dipijak, Tangga Ini Bisa Memainkan Nada!


Dengan alasan agar orang yang sedang panas usai berdebat menjadi adem kembali, tangga unik ini akan memainkan nada saat dipijak. Bagaimana cara kerjanya?

Posted on 16 Februari 2017 | Penulis: Septian Tito Megananda
Wow! Jika Dipijak, Tangga Ini Bisa Memainkan Nada!

iDEAonline.co.id – Kantor yang bergerak di dunia production house (PH) ini sangat unik. Oleh Yu Sing, arsiteknya, kantor ini dirancang bagaikan rumah agar para karyawan nyaman bekerja. Salah satu keunikan kantor ini adalah susunan anak tangganya yang dapat mengeluarkan suara saat diinjak. Menurut Ganesha Tamzil, salah satu owner kantor ini, lumrah bagi sebuah PH menciptakan audio visual.

“Untuk visual bisa dilihat dari bangunan. Nah, untuk audionya kan belum ada. Kemudian kami melakukan pendekatan dengan cara melihat pekerjaan yang penuh tekanan dan pasti ada adu argumen, cekcok, hingga ada yang keluar dari ruangan. Kami ingin orang yang keluar dari sini enggak perlu ribut dan heboh. Jadi ketika turun tangga, marahnya hilang karena mendengar suara angklung dari tiap tangga yang diinjak, yang menyerupai tangga nada. Hingga pas sampai bawah, marahnya hilang, ketawa lagi, dan yang di atas juga ketawa lagi, jadi suasananya cair kembali,” lanjutnya.

Ganesha menambahkan, jika sebelumnya ingin digunakan bermacam-macam, mulai dari bel sapi, hingga kelintingan angin. Akhirnya Yu Sing, yang memang kerap memasukkan unsur lokal, mengusulkan untuk menggunakan angklung. Kemungkinan besar, tangga ini yang pertama di dunia yang menghasilkan nada dengan cara mekanis.

Caranya pun cukup mudah. Kita hanya cukup menempatkan pegas yang tersambung dengan angklung. Jadi saat tangga ditekan, angklung bergerak dan nadanya pun keluar. Ini dapat mengundang senyum bagi siapa saja yang mendengarnya.

Tertarik menerapkannya di rumah, iDEA Lovers?

Foto: Richard Salampessy

Properti: Samsara Pictures

Arsitek: Yu Sing (Akanoma)

Fransisca Wungu
EDITOR

Fransisca Wungu

direktori terkait
Komentar
blog comments powered by Disqus