Selamat datang di ideaonline.co.id

Mewah! Mixer Ini Hanya Diproduksi 500 Buah di Seluruh Dunia


Mixer warna hitam ini merupakan edisi terbatas yang dikeluarkan KitchenAid. Apa sih kelebihannya?

Posted on 16 Februari 2017 | Penulis: Fransisca Wungu
Mewah! Mixer Ini Hanya Diproduksi 500 Buah di Seluruh Dunia

Anda yang suka dunia kuliner, pasti kenal merek yang satu ini. KitchenAid terkenal dengan mixer kelas premiumnya yang tersedia dalam berbagai warna cerah. Namun, kali ini KitchenAid meluncurkan produk yang berbeda, selain karena warnanya hitam, mixer ini hanya diproduksi 500 buah.

Produk yang diberi nama Artisan® Black Tie Limited Edition 5-Quart Stand Mixer ini memiliki tekstur mirip besi tuang yang anggun dan terbuat dari bahan premium, seperti seng, satin, dan krom hitam. Mixer ikonik ini saat ini tersedia dalam 85 warna dan finishing pilihan.  

Mixer KitchenAid edisi terbatas ini hanya dipasarkan 500 buah di AS dan hanya melalui website kitchenaid.com dengan harga USD 999,99. Masing-masing mixer edisi terbatas ini diberi nomor khusus pada pelat mereknya. Mixer KitxhenAid edisi terbatas ini dilengkapi mangkuk stainless steel dan kocokan yang juga hitam.

Mengenai desainnya yang agak berbeda dengan mixer lain yang tersedia dalam 85 warna ini, John McConnell, Senior Design Manager for KitchenAid, mengatakan, “The Artisan® Black Tie memiliki desain klasik dan berani. Warna hitam yang melapisinya melambangkan produk yang modern dan canggih. Seperti gaun hitam atau tuxedo klasik, produk ini pantas dikoleksi karena tidak akan ketinggalan zaman.”

KitchenAid pertama kali mengenalkan mixer legendarisnya di tahun 1919 dan menjadi produk ikonik di kalangan para chef. Saat ini, koleksi produknya beragam, mulai dari alat masak sampai lemari es. 

KitchenAid Black 1

Maulina Kadiranti
EDITOR

Maulina Kadiranti

Cewek Minang yang satu ini punya hobby fangirling (Khususnya KPOP). Makan segala hal berbau greentea. Punya ketawa yang aneh. Selalu suka hal yang berhubungan dengan MEDIA dan ART! Talk with me @maumoyaa

direktori terkait
Komentar
blog comments powered by Disqus