Selamat datang di ideaonline.co.id
Menata Ruang Keluarga yang Sekaligus Ruang Tamu
Menggabungkan dua fungsi dalam satu ruangan tentunya akan sangat membantu upaya memaksimalkan ruangan. Langkah ini banyak dilakukan, terutama pada rumah mungil.  
Posted on 4 Agustus 2013 by: Anissa Q. Aini
Menata Ruang Keluarga yang Sekaligus Ruang Tamu

Zaman sekarang, lebih banyak orang memilih hunian berukuran mungil, baik rumah atau apartemen. Alasan pertama, bisa karena lokasi. Alasan berikutnya, bisa jadi karena budget  yang tak mencukupi untuk membeli rumah-rumah berukuran besar.

Tak perlu berkecil hati, hunian seperti ini justru memacu kreativitas kita untuk membuatnya tetap nyaman.

Banyak cara mengakali hunian mungil agar terasa nyaman. Salah satunya adalah menggabungkan dua fungsi dalam satu ruang. Misalnya menggabungkan ruang tamu dan ruang keluarga. Menggabungkan dua ruangan seperti ini, bisa dibilang susah-susah gampang. Apalagi ruang keluarga sendiri biasanya menampung beragam kegiatan. Jadi, apa saja yang perlu diperhatikan untuk menggabungkan dua ruangan ini?

Pertama, coba tanyakan pada diri sendiri, apakah kita benar-benar membutuhkan ruang tamu? Jika jawabannya "ya", ingat-ingat berapa banyak tamu yang biasa datang dan siapa mereka. Hal ini penting dilakukan sebelum membuat ruang keluarga dan ruang tamu sekaligus. Pasalnya banyak orang terjebak dengan anggapan bahwa rumah harus memiliki ruang tamu, padahal si empunya rumah jarang sekali menerima tamu di rumah. Kalau memang tidak diperlukan, mengapa harus repot membuatnya?

Banyak sedikitnya tamu yang biasa datang akan mempengaruhi penempatan furnitur, terutama tempat duduk. Kalau memang tak banyak tamu yang biasanya datang, tak perlu menempatkan sofa berukuran besar. Cukup tempatkan sofa dua dudukan tambahkan dua buah single chair  di sana. Cara ini lebih praktis dan hemat tempat, karena single chair  bisa dipindahkan ke ruangan lain jika memang sedang tidak digunakan.

Poin berikutnya yang perlu jadi perhatian adalah, tempatkan furnitur-furnitur multifungsi. Mengingat lahan yang dimiliki tidak luas, cara ini membantu ruangan tetap fungsional dan rapi. Misalnya, daripada menempatkan sofa berukuran besar, ganti saja dengan bench  panjang yang dirancang sekaligus sebagai "peti" penyimpanan. Jadi, bagian atasnya bisa dibuka-tutup.

Tempatkan meja dengan laci di sisi kanan dan kirinya. Kita bisa menyimpan tumpukan koran dan majalah di sana. Bisa juga menyimpan taplak meja dan sarung bantal (cushion sheet ). Hindari menempatkan buffet  sebagai tempat televisi, ganti saja dengan rak-rak ambalan. Selain sebagai tempat televisi, rancang agar rak ambalan bisa juga untuk menampung beberapa buku dan benda koleksi. Dengan demikian, tidak akan benda berceceran, karena semua ada tempatnya. Tamu pun merasa nyaman saat berkunjung.

Bagaimana?

Foto: iDEA/ Richard Salampessy

direktori terkait
Komentar
blog comments powered by Disqus