Selamat datang di ideaonline.co.id
Pembatas Ruang Tak Harus Dinding
Bingung untuk memisahkan ruangan satu dengan ruang lain? Jangan terburu-buru menggunakan sekat masif seperti dinding. Olahan furnitur bisa jadi solusi.
Posted on 8 Juli 2012 by: Indra Zaka Permana
Pembatas Ruang Tak Harus Dinding

Ruangan berfungsi mewadahi aktivitas. Jika aktivitas di ruang satu dan ruang lain tak berhubungan, seringkali kita menyekatnya untuk mengejar kenyamanan beraktivitas. Tapi, menyekaat ruang sebenarnya lebih diperlukan saat aktivitas privat dan berinteraksi (di ruang publik) berada di area yang sama. Jika aktivitas masih sama-sama berinteraksi, misalkan dapur dan ruang keluarga, Anda cukup menyekatnya dengan elemen lain yang lebih ringan dan tembus pandang.

ambar-sekat
ambar-sekat2

Berikut ini contoh, dimana ruang keluarga dan area tangga dipisah oleh lemari dan kabinet yang relatif tembus pandang. Kita masih bisa melihat orang naik tangga. Di sisi lain, anggota keluarga yang sedang naik tangga bisa melihat aktivitas kita. Contoh lainnya adalah dengan memisahkan ruang keluarga dan area dapur dengan kabinet cukup tinggi untuk digunakan sebagai meja bar. Pembatas meja ini justru memiliki fungsi lain sebagai meja interaksi, tak hanya membatasi ruang.

Desain kabinet tembus pandang dan lemari dengan lubang-lubang di antara kabinet bisa menjadi solusi. Sekat model ini mencegah timbulnya sudut-sudut mati akibat banyaknya penyekat masif yang membatasi ruangan. Anda pun tak perlu lagi merisaukan masalah penataan. Sudut yang tidak mati biasanya lebih mudah ditata. Cobalah!

Foto: iDEA/Indra Zaka Permana

Lokasi:

- KIA Home, Jl Panglima Polim, Jakarta Selatan

- Hunian Tris Widyahrini Ambar, Bintaro, Jakarta Selatan

direktori terkait
Komentar
blog comments powered by Disqus