Selamat datang di ideaonline.co.id
Kaca Sebagai Pembatas yang Transparan
Sebagai ruangan yang jarang diekspos, kamar mandi seringkali hanya mendapat 'sisa' lahan. Kalau tak ditata dengan cermat, bisa-bisa Anda merasa sumpek di dalamnya. Kaca bisa dijadikan solusi untuk mengatasi masalah ini.
Posted on 3 Februari 2010 by: Putri Dwimirnani
Kaca Sebagai Pembatas yang Transparan

Berbagai desain kamar mandi banyak Anda temui di majalah atau dunia maya. Yang dapat Anda lakukan adalah mengopsi beberapa inspirasi untuk kemudian dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi.

Salah satu inspirasi yang bisa ditiru dengan mudah adalah pembagian area basah dan kering. Pisahkan area mandi dan toilet agar kamar mandi senantiasa bersih dan tak lembap. Kloset Anda pun bisa lebih awet karena tak banyak terkena cipratan air. Tapi, dengan membagi area seperti ini, apa ruangan tak terasa makin sempit?

Anda bisa memanfaatkan material yang tipis dan transparan seperti kaca. Buat dinding kaca setinggi pancuran air untuk menghalangi cipratannya. Buat pembatas yang dilengkapi dengan pintu untuk menjaga agar air benar-benar terhalang. Dengan ketebalan tak sampai 1 cm, area basah dan kering bisa dibatasi tanpa memakan banyak tempat. Selain itu, pandangan pun tak terhalang karena sifat kaca yang tembus pandang.

Ada lagi loh kegunaannya, selain sebagai partisi. Anda bisa membuat ambalan di area toilet untuk menyimpan perlengkapan mandi seperti sabun dan sampo. Karena terbuat dari kaca, ambalan terlihat lebih ramping dan rapi.

Tertarik untuk memanfaatkan kaca? Bersiaplah untuk melakukan perawatan rutin. Pastikan bahwa kamar mandi dilengkapi dengan sistem sirkulasi udara yang baik. Sebab, kalau terlalu lama dibiarkan dalam keadaan lembap, air akan meninggalkan noda yang sukar dibersihkan. Lalu, jangan lupa bersihkan kaca dengan cairan pembersih paling tidak seminggu sekali agar tetap kinclong .

Foto: iDEA/Dean Martin Saerang

direktori terkait
Komentar
blog comments powered by Disqus