Selamat datang di ideaonline.co.id
Buang Dinding, Ubah Jadi Lemari
Sebanyak apapun jumlah lemari dalam rumah, suatu saat akan penuh juga. Jadi, lebih baik lakukan antisipasi dengan membuat fasilitas penyimpanan banyak-banyak. Kalau perlu, manfaatkan seluruh bagian dinding.
Posted on 11 Februari 2010 by: Putri Dwimirnani
Buang Dinding, Ubah Jadi Lemari

Sewaktu pertama membangun rumah, barang yang dibawa mungkin tidak terlalu banyak. Terutama, jika Anda telah memilah-milah mana yang akan disimpan, dan mana yang dibuang. Tapi, coba lihat kondisi beberapa bulan dan tahun sesudahnya. Saat itu mungkin Anda mulai bingung akan menaruh barang di mana.

Agar hal seperti ini tidak terjadi, jangan pelit ketika membuat fasilitas penyimpanan seperti lemari, rak, atau ambalan. Selalu sediakan lahan untuk kebutuhan ini, meski ukuran rumah tak terlalu besar. Justru, dengan begini hunian Anda bisa terasa lebih lega.

Buat lemari atau rak built in supaya ruangan terasa lebih lapang dan rapi. Bila perlu, Anda bisa menggunakannya sebagai pengganti dinding.

Lemari 'ditanam' di antara kolom, menggantikan fungsi dinding sebagai pembatas ruangan. Untuk fasilitas penyimpanan yang sifatnya random seperti ini, lebar 40-45 cm saja sudah cukup. Berbeda dengan lemari pakaian gantung yang mensyaratkan ukuran lebar minimal 60 cm. Tak terlalu memakan tempat, bukan? Anda pun tak akan dipusingkan dengan masalah penyimpanan lagi.

Nah, secara fungsi memang sudah selesai. Tapi jangan lupakan aspek estetikanya. Supaya tak terlihat membosankan, Anda bisa memainkan irama pada permukaan lemari. Seperti desain yang terlihat pada gambar ini. Mainkan saja ukuran, bentuk, dan warnanya.

Dengan begini, lemari Anda bisa berfungsi ganda. Tak hanya mampu menampung segala peralatan dan perlengkapan, tapi juga sebagai partisi dan elemen dekoratif. Eh, tunggu. Ternyata malah mencakup tiga fungsi!

Foto: Dok. iDEA

direktori terkait
Komentar
blog comments powered by Disqus