oleh: Anissa Q. Aini
Interior bergaya etnik tidak harus tampak berat dan kuno. Dengan pilihan furnitur yang tepat, meski bergaya etnik, ruangan bisa tetap tampil ringan dan dinamis.
Gaya etnik kerap diidentikkan dengan furnitur-furnitur besar dan berat. Akhirnya banyak orang berasumsi, bahwa cuma rumah-rumah berukuran besar, yang bisa mengaplikasikan gaya ini. Padahal, tidak juga. Kalau pintar memilihnya, gaya etnik bisa kok tampil ringan dan dinamis.
Contohnya kaya di ruang keluarga, yang di foto ini, nih. Tampilan etnik hadir dari dua buah kursi lengkung bergaya Betawi dan hiasan dinding berukir. Dinding dan lantai kayu juga menguatkan kesan etnik yang diaplikasikan di ruangan ini.
Ingin mendapatkan tampilan etnik tapi tetap terasa ringan? Kuncinya, pilih furnitur-furnitur berdesain sederhana dan ramping. Tempatkan seperlunya, tidak perlu memenuhi satu ruangan dengan furnitur. Bisa dipadukan dengan konsep lesehan. Gunakan bantal-bantal agar duduk di lantai lebih nyaman. Hiasi bantal dengan sarung bantal dari kain batik, atau kain tradisional lainnya.
Mau tampilan lebih fresh dan dinamis? Bisa juga menghiasi kursi dengan cushion berwarna cerah. Atau gunakan taplak meja berwarna cerah untuk coffee table.
Jadi, siapa bilang cuma rumah besar yang bisa bergaya etnik?
Foto: iDEA/ Dean Martin Saerang
Lokasi: Resort Vila Air, Lembang, Jawa Barat