Dalam sebuah acara talk show di Jakarta akhir Februari lalu, arsitek Ridwan Kamil mengemukakan tentang konteks yang baru dalam tren arsitektur global. Ada enam perubahan dalam dunia arsitektur, yang menuju ke konteks yang baru itu.
Sebelumnya, ia juga mengungkapkan bahwa arsitektur itu personal. Jadi, kemenarikannya juga tak jarang bersifat personal juga. Namun, katanya, motivasi di balik karya arsitektur itu yang menarik.
Sebenarnya, yang menjadi perhatian saya adalah pada perubahan yang menuju ke konteks baru itu. Salah satunya, yang diungkapkan terakhir dari enam perubahan itu, adalah tentang pendekatan arsitektur dengan mengeksplorasi material. Kenapa jadi perhatian? Karena hal ini yang bisa kita lakukan dan menjadi unggulan. Begitu juga kata R... [ More ..]
Penggunaan teknologi sensor, sekarang bukan lagi hal luar biasa. Berbagai peralatan elektronik sudah mengakomodasi teknologi yang satu ini. Tujuannya untuk penghematan energi. Jadi teknologi ini memungkinkan kita ramah lingkungan dan menghemat pengeluaran juga. Dimana saja, sih, teknologi sensor sudah diaplikasikan?
Kalau akhir minggu lalu, sempat berjalan-jalan ke Eco-Product International Fair 2010, pasti menemukan banyak sekali aplikasi teknologi yang ramah lingkungan. Salah satunya adalah aplikasi teknologi sensor. Awalnya, saya pikir teknologi sensor ini hanya ada pada lampu. Belakangan, saya menemukan bahwa teknologi yang sama sudah diaplikasikan di penyejuk ruangan alias AC. Nah, di pameran eco-product saya menemukan sensor bahkan sudah diaplikasikan di lemari es.... [ More ..]
Minggu lalu saya ke kantor melalui jalan tol dalam kota Jakarta. Jalur perjalanan ini sudah lama tak saya lewati. Rupanya kondisinya masih tetap seperti dulu, MACET! Tambah parah mungkin, tapi nggak terlalu saya pikirin. Yang namanya macet, ya macet. Berhenti atau ngantri untuk jalan. Masih sama seperti dulu juga.
Mungkin berbagai cara sudah dilakukan oleh para pengelola jalan tol yang saya lalui itu. Bahkan pemerintah Jakarta sendiri juga sudah banyak aksi. Yang masih saya ingat, pemda Jakarta pernah menuding anak sekolah yang menjadi biangnya. Alhasil, dibuatlah aturan yang mengharuskan sekolah-sekolah di Jakarta masuk lebih pagi lagi. Kalau nggak salah harus masuk kelas pukul 06.30 setiap hari. Kebijakan yang sempat menuai protes dari sekolah-sekolah di Jakarta dan bahka... [ More ..]
Jarang memasak bukan berarti tak boleh memiliki dapur yang menyenangkan. Bahkan dapur yang jarang digunakan pun tetap harus dirancang dengan ergonomis, sesuai dengan tinggi tubuh sang pengguna. Sekali-sekali kita memasak, pasti ingin nyaman, bukan?
Di rumah mungil saya, dapur ditempatkan di area belakang. Bukan menyisihkannya dari ruang-ruang lain, tapi memang lahannya terbatas. Lagipula ruang-ruang di bagian depan, energi dan view-nya bagus, sayang jika dialokasikan untuk dapur.
Walaupun di belakang, tapi dapur memiliki area yang segar karena di salah satu sisinya ada bukaan ke atas dan taman berbatu koral dengan tanaman dalam pot. Udaranya segar. Jika memasak pun asap kompor tak akan masuk rumah. Jadi, tak perlu cookerhood.
Situ dapat meredam aliran air dan banjir.
Dua hari lalu, sebagian wilayah langganan banjir di Jakarta kebanjiran lagi. Kali ini bukan karena derasnya curah hujan di wilayah Jakarta, namun karena kiriman air dari daerah Bogor dan sekitarnya. Selain di Jakarta, Bandung selatan juga digenangi air.
Perasaan was-was para warga yang mukim di daerah rawan banjir mungkin akan terus berulang dari tahun ke tahun, setiap kali musim hujan tiba. Bagaimana tidak, hingga kini sepertinya (di Jakarta paling tidak) belum ada solusi tuntas dari pemerintah soal mengatasi banjir. Begitu juga dengan warga yang tinggal di kawasan itu. Mereka juga seperti tidak peduli akan... [ More ..]